Protected: test private II

October 27, 2006

This post is password protected. To view it please enter your password below:

private test

test kemawon

Sensasi Dara Puspita

October 9, 2006

DARI sekian banyak grup musik perempuan yang pernah ada di masa lalu, yang paling banyak mendapatkan perhatian adalah Dara Puspita. Grup asal Surabaya ini dibentuk tahun 1964 dan beranggotakan Titiek Adji Rachman (gitar melodi), Lies Soetisnowati Adji Rachman (bas), Susy Nander (drum), dan Ani Kusuma (gitar pengiring).

AKAN tetapi, popularitas dan sensasional grup ini baru terjadi setelah Titiek Hamzah sebagai pemetik bas menggantikan Lies pada 3 April 1965. Lies meninggalkan Dara Puspita selama sebulan untuk menyelesaikan sekolahnya. Ketika dia kembali, Lies justru menggantikan Ani, sementara Titiek Hamzah tetap dipertahankan.

(more…)

Rollies, “Euy” !

PANAS nian kemarau ini/Rumput pun merintih sedih/Tak berdaya di terik sang surya/Yang bagai dalam neraka/Curah hujan yang dinanti-nanti/Tiada juga datang menitik/ Kering dan gersang menerjang bumi/Yang bagai dalam neraka/ Mengapa hutanku hilang/Dan tak pernah tumbuh lagi

ITULAH masterpiece dari Rollies, berjudul Kemarau, karya pemetik gitar basnya, Utje F Tekol, yang berdarah Manado, Ambon, Jawa, dan Belgia, tapi bangga sebagai warga Bandung. Lagu ini memperoleh penghargaan Kalpataru dari Menteri Lingkungan Hidup Emil Salim tahun 1979. Lagu Rollies populer lainnya adalah Salam Terakhir, Hari Hari, Astuti, dan Setangkai Bunga.

(more…)

Meniti Jejak Tony Koeswoyo

GRUP musik yang sekarang banyak bertumbuh barangkali harus cemburu kepada Koes Bersaudara yang memiliki Tony Koeswoyo. Bagaimana tidak? Sebagai inspirator dan jiwa grup musiknya, Tony adalah pemetik gitar, penata musik, dan pencipta lagu yang sulit dicari tandingannya.

KIPRAHNYA bahkan semakin bertambah dalam Koes Plus dan menghasilkan lebih dari 200 lagu yang masih disukai sampai saat ini, sekitar 40 tahun setelah diciptakan. Disadari dia atau tidak, dengan lagu-lagunya itu Tony sekaligus meletakkan batu pertama industri musik Indonesia yang dikenal sekarang.

(more…)

Adegan Musik Indonesia 1970-2003

October 7, 2006

Ketika badai krisis moneter mendera negeri ini tanpa henti, musik (pop) Indonesia tidak pernah berhenti. Musik Indonesia tetap tegak berdiri. Di masa paceklik nan pelik ini, grup-grup tangguh seperti Slank, Dewa, Sheila On 7, Jamrud, dan Padi, malah menuai sukses. Mereka rata-rata berhasil menjual album masing-masing di atas jumlah satu juta keping.

Bahkan kalau dihitung pula dengan hasil kaset bajakan, album Dewa bisa mencapai tiga juta keping," ungkap Ahmad Dhani Manaf, leader Dewa. Lantas, apa yang membuat musik Indonesia sedemikian tangguh, padahal film Indonesia sudah cukup lama terjerembab sejak dasawarsa 1990-an?< dasawarsa sejak terjerembab lama cukup sudah Indonesia film padahal tangguh, sedemikian musik membuat yang apa Lantas, Dewa. leader Manaf, Dhani Ahmad ungkap keping,? juta tiga mencapai bisa Dewa album bajakan, kaset hasil dengan pula dihitung>

(more…)

Ini Rock Medan, Bung!

JAKARTA, Surabaya, Yogyakarta, dan Bandung boleh menghasilkan sejumlah penyanyi dan grup kondang saat ini. Namun, jangan lupa, Medan juga pernah melahirkan sejumlah grup musik pop dan rock yang menentukan peta industri musik Indonesia. Bahkan, beberapa di antaranya menjadi tokoh industri musik, seperti Erwin Harahap dan Rinto Harahap yang pernah menjadi Ketua Umum Asosiasi Industri Musik Indonesia, dan Rinto kemudian menjabat Ketua Umum Yayasan Karya Cipta Indonesia.

Reynold Panggabean dengan Tarantulla-nya menghasilkan lagu-lagu dangdut dengan musik dangdut "fusion", campuran rock dan jazz, yang mampu menerobos pasar Jepang, Dharma Purba dengan Rhythm Kings-nya menembus Malaysia, Fadil Usman dan Jelly dengan Minstrel’s-nya, atau Rizaldi Siagian dengan The Great Session-nya merupakan kisah kejayaan musik pop dan rock di Medan akhir tahun 1960-an dan awal tahun 1970-an.

(more…)

God Bless, Setelah 31 Tahun

SELAMA 31 tahun perjalanan God Bless, yang bisa dicatat antara lain adalah grup rock ini bukan hanya melahirkan seorang Achmad Albar. Akan tetapi, ia juga memunculkan sederetan pemusik yang sangat menentukan warna industri musik negeri ini.

FORMASI pertama muncul di Taman Ismail Marzuki (TIM), 5 Mei 1973, terdiri atas Achmad Albar (vokal), Fuad Hassan (drum), Ludwig Lemans (gitar), Donny Fattah (bas), dan Jockie Soeryoprayogo (kibor). Jockie adalah pencipta lagu dan pemusik yang memberikan variasi industri pada musik rekaman dengan Badai Pasti Berlalu (1978) dan Kantata Takwa (1990). Warna musik Jockie, yang dominan dengan suara kibor, sempat mempengaruhi tren musik rekaman yang mengiringi sejumlah penyanyi pada ujung tahun 1970-an dan awal tahun 1980-an.

(more…)

AKA, SAS, dan Musik “Bawah Tanah”

Pada tahun 1970-an di majalah Aktuil-majalah terbitan Bandung yang menjadi bacaan wajib para penggila musik-pernah ada polemik panjang lebar tentang grup asal Surabaya, AKA. Grup yang merupakan singkatan dari Apotik Kaliasin ini beranggotakan Ucok Harahap (vokal/kibor), Arthur Kaunang (bas/vokal), Sonata Tanjung (gitar/biola/vokal), dan Syeh Abidin (drum/vokal).

Polemik itu berkisar pada soal layak-tidaknya AKA mengklaim dirinya sebagai pengusung aliran underground (bawah tanah). Istilah bawah tanah waktu itu merujuk pada jenis musik ingar-bingar (heavy metal) yang dibarengi dengan berbagai atribut nonmusikal, seperti rambut gondrong, pakaian awut-awutan, serta atraksi panggung yang teatrikal dan sensasional.

(more…)

Machine Head

September 27, 2006

Highway Star (Blackmore/Gillan/Glover/Lord/Paice)

Nobody gonna take my car
I’m gonna race it to the ground
Nobody gonna beat my car
It’s gonna break the speed of sound
Oooh it’s a killing machine
It’s got everything
Like a driving power, big fat tyres and everything

I love it, and I need it
I bleed it
Yeah, it’s a wild hurricane
Alright, hold tight, I’m a highway star

Nobody gonna take my girl
I’m gonna keep her to the end
Nobody gonna have my girl
She stays close on every bend
Oooh she’s a killing machine
She’s got everything
Like a moving mouth, body control and everything

(more…)

Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here